Kenali Efek Komplementer dan Sinergisme Dalam Dunia Kerja

http://aishahumayra1.blogspot.co.id

upksinergis.com  Acap kali Anda dihadapkan dalam dua pilihan keputusan apakah posisi Anda menjadi sekedar komplementer ataukah melebihi kapasitas Anda dari hanya sekedar pelengkap saja. Lakukan introspeksi diri dari hal di bawah ini, pastikan Anda dapat melakukan hal yang sinergis meskipun hanya sekedar menjadi pelengkap yang baik atau berfungsi hanya sebagai komplementer atas energi positif orang lain.

Kenali apa itu Introspeksi 

Menurut kamus wikipedia, introspeksi berarti proses pengamatan terhadap diri sendiri dan pengungkapan pemikiran dalam yang disadari, keinginan, dan sensasi. Proses tersebut berupa proses mental yang disadari dan biasanya dengan maksud tertentu dengan berlandaskan pada pikiran dan perasannnya.

Efek Komplementer dan Sinergisme

Komplementer dalam kamus besar bahasa indonesia (KBBI) berarti bersifat saling mengisi; bersifat melengkapi, sedangkan sinergisme adalah kegiatan yang tergabung biasanya pengaruhnya lebih besar daripada jumlah total pengaruh masing-masing atau satu per satu.

Introspeksi pertama

Lakukan penilaian sikap Anda apakah sudah memenuhi syarat sebagai bagian yang sinergi dalam posisi Anda. Dalam agama Islam menganjurkan sikap profesional, Anda diminta untuk tahu ‘banyak dari sedikit dan tahu sedikit dari banyak hal’ agar dapat menjadi manusia berkualitas. Maka yang harus Anda lakukan adalah belajarlah hal yang baru dan belajarlah bijak melalui pengalaman, agar tidak jatuh lagi kedalam lubang yang sama.

Introspeksi Kedua

Lakukan hal yang bermanfaat bagi orang lain, ataukah jangan lakukan apapun selain introspeksi diri jika keberadaan Anda hanya merugikan orang lain. Menjadi bermanfaat dapat Anda tanyakan kepada diri sendiri, karena orang lain cenderung tidak melihat apa yang ada dalam pikiran Anda. Simaklah pesan berikut,

Antum a’lamu bi umuriddunyaakum”

(Hadist-hadist no. 2361-2363)

Yang artinya, kalian lebih tahu tentang perkara dunia kalian.

Introspeksi Ketiga

Ikuti pepatah “menghindari madharat yang lebih besar lebih utama daripada melakukan sedikit kebaikan“. Apapun posisi yang semestinya dalam dunia pekerjaan Anda, Anda dapat mengambil hikmah Hadits Nabi berikut, jika ingin selamat dan menjadi orang yang produktif dan bermanfaat.

“Khoirunnas anfa’uhum linnas.”

Yang artinya kurang lebih adalah sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain.

Jadikan kebiasaan selalu berpikir apakah Anda sudah berguna bagi sekeliling Anda maka Anda akan tidak terasa meningkat kualitas hidupnya.

Selamat mencoba, selamat menimbang apa yang telah Anda lakukan, mudah-mudahan bermanfaat!