Kreatifitas berbasis Mareketing Sinergis

Ketika suatu usaha sudah menapaki jalan yang memiliki prospek, terkadang masih menemui kendala yaitu kurangnya Ikigai Micropreneur maupun Technopreneurship. Ikigai Micropreneur diartikan sebagai Visi Misi dalam menjalankan usaha mikro dan harapan terbesar kedepan usaha selama lima tahun sepuluh tahun kedepan.

Ikigai menggambarkan mimpi yang hendak dicapai melalui wirausaha mikro yang sedang digeluti hingga gambaran keberhasilan yang dicita-citakan. Technopreneurship diartikan sebagai kewirausahaan yang berbasis technologi berupa technologi produksi hingga technologi informasi berbasis internet yang seharusnya dirintis berbarengan dengan usaha memperluas lingkup pemasaran.

Sikap seorang wirausaha kadang langsung bergairah naik bersamaan dengan trend yang makin meningkat pula. Namun kita perlu menyadari adanya follower di samping kita, artinya ketika suatu bisnis memiliki peluang maka secara otomatis menurut kaidah pemasaran maka jumlah pemainnya juga akan bertambah.

Persaingan yang dirasakan pada akhirnya bertumpu pada aspek kreatifitas produk, desain atau model serta jenis produk tawaran, serta cara pemasaran yang efektif. Nah sebagai wirausahawan sejati tentunya harus berfikir seribu kali untuk tetap memperthankan solusi yang saya penulis namakan kaidah sinergis.

Perusahaan atau manajemen usaha mikro tersebut perlu mengubah sedikit gaya manajemen perusahaan dari yang tradisional menjadi moderen, serta tidak kalah pentingnya juga dalam memikirkan skema strategi besar yang dinamakan Ikigai, menjadi rencana kerja definitif lima tahunan atau renstra. Lebih jauh lagi perlu dilihat visi dan misi brandingnya jauh-jauh hari sebelum kita dikejar uang yang berkaki seribu.

Karena situasi kedepan yang jelas akan memasuki apa yang dinamakan hypercompetitions, utamanya bagi mereka yang membidik pangsa pasar yang jauh lebih luas yang berbasis teknologi informasi.

Setidaknya ada tiga dasar kaidah sinergis disini, dasar yang menjadi alasan untuk optimis. Pertama kita memang baru memasuki era ekonomi kreatif, sehingga inovasi menjadi kekuatan utama dalam memenangi persaingan bisnis. Bagi siapa yang memiliki kreatifitas lebih dalam ber ekonomi maka peluang meraih pasar dan kesuksesan usaha sudah menjadi modal terbesar, hinggga bagaimmana cara merealisasikannya.

Kedua zonayang penuh kejutan pembaharu (cracking zone Rhenald Kasali). Pada tataran ini pula kekuatan Ide dan Sikap (Attittude) berbisnis menjadi faktor kekuatan penentu untuk tampil menjadi pemimpin pasar. Ide merupakan kekayaan terbesar dalam bisnis, dengan kata lain Ikigai merupakan aset yang tak tampak. Bagi saya Ikigai merupakan cita-cita dan harapan yang rasional dengan data dukung desain dan RAB, project proposal, business plaing dan lain hal semacam itu.

Ketiga menurut Al & Ries mengatakan bahwa kita memasuki era penciptaan katagori baru, jauh jauh lebih kuat dari sekedar managing Brand Product. Jadi kita harus optimis dan antusias melalui tiga kaidah sinergis ini.

Langkah pertama gambaran mimpi besar (Ikigai) tentang pasar potensial harus kita buat skema usahanya berupa segmenting dan targeting. Ada tiga katagori pasar potensial yaitu Women, Youth, dan Netizen.

Women atau Wanita merupakan kekuatan terbesar disini. Sebagai produsen juga sebagai sasaran pangsa pasar yang menjanjikan sebagai pengambil keputusan dalam pembelian kembali.

Youth atau remaja menemapti posisi tertinggi dalam lingkup trend Dunia dewasa ini. Internet atau

Netizen adalah media sosial yang mulai merakyat.

Targeting atau penetapan target yang jelas juga menghasilkan apa produk yang dibutuhkan dengan pangsa pasar yang tak terbatas. Sasaran harus jelas terdefinisikan dengan desain yang harus memiliki keunggulan dan daya tawar tinggi.

Deskripsikan secara jelas jenis kelamin, usia, lokasi, gaya hidup dan kemampuan membelanjakan uang target kita untuk tiap-tiap produk yang kita bidik. Sebab tanpa prediksi tersebut kita akan bingung termasuk fatal dalam membuat inovasi produk yang diinginkan pasar.

Setelah menetapkan target, kita perlu memposisikan produk kita (positioning-nya). Kelebihan langkah ini akan lebih penting tatkala kita sedang menetapkan manfaat tawaran produk kita agar mudah di ingat dalam memori benak konsumen.

Jadi jangan lupa, apa posisi produk anda yang unik, berbeda, dan mudah diingat konsumen dibandingkan dengan produk lain. Dan terakhir, kuatkan terus tim kreatif dalam tiga situasi pasar yang ketat dan rumit ini.

Ada empat hal yang dapat menjebak follower agar produk kita tidak mudah dijiplak yaitu ; bernilai bagi pasar (Valuable), langka (rerely), dan terakhir pastikan bahwa produk kita sulit ditiru atau kalaupun bisa ditiru maka upayakan produk tersebut memerlukan biaya yang mahal untuk ditiru atau diikuti (costly to Imitazed). Serta yang terakhir, kuncinya adalah produk tersebut tak tergantikan di mata konsumen.

Nah itulah landasan bagi anda dalam membuat rancangan strategi pengembangan usaha kreatif berbasis Internationaly Based Comitmen of Consumers (Indra Jaya Sihombing_Master Trainer Unlimited Media Training Jkt).. Semoga bermanfaat dan mudah di aplikasikan. Dengan ini tak ada alasan lain lagi bagi UPK PNPM MPd untuk berperang dengan pesaing. Salam sinergis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *